Hari ke hari, bulan ke bulan, tahun ke tahun.
Hanya berharap dan berkhayal.
Dalam kurungan senja, tangis ini datang lagi.
Bulan telah nampak.
Tapi sinarnya masih tersimpan.
Atau tak mungkin datang.
Cahaya itu sempat datang.
Cahaya itu sempat menerangi.
Tapi saatku membuka mata.
Cahaya itu hilang.
Dunia terkadang ku anggap tak adil.
Mengapa harus aku yang mengalaminya.
Senyum ini beku
Senyum ini palsu
Sungguh, aku rindu.
Sepi semakin menghinggap
Senja ini cukup.
Gelap malam datang menyelimuti bersama rindu.
Ingin ku tendang rasa rindu ini.
Tapi, sia-sia.
Aku lupa.
Kapan terakhir kita bersama.
Aku lupa.
Kapan terakahir mereka memelukku.
Aku lupa.
Kapan terakhir mereka berpegangan tangan.
Tapi yang aku tahu.
Mereka pernah saling mencinta.
Yang entah apakah rasa itu masih ada atau tidak.
Rindu yang merindukan :)
BalasHapusHehehe terimakasih sudah baca :)
BalasHapusDoa. Satu kata yang dapat kau berikan pada mereka dalam satu waktu.
BalasHapusTerimakasih banyak!:)
BalasHapus