Tentang masa lalu yang sulit untuk berdamai. Saat harus mengembalikan senyummu di tengah ombak pantai.
Terimakasih.
Telah memberi sepi tanpa sedikitpun ramai.
Saat rindu datang dan bersemayang di ladang hatiku, saat itu pula akan selalu ku tanam dalam buai perih tentang kepergianmu. Kamu, yang tak sedikitpun memiliki rasa rindu sejak dulu kau mengucap sakitnya kata perpisahan, kata terkeji dari kesadaran yang tak direlakan.
Dalam kesunyian malam, aku ingin memelukmu bagai rasa sayang yang begitu dalam, namun sangat cepat rasa sayang itu padam. Membiarkanmu pergi adalah kekecewaan paling nyata yang begitu hina, menguras air mata penuh derita.
Tiap jiwa yang perih mungkin punya tempat tuk bermuara.
Walau sering kali tersesat saat harus menghidupkan lentera tanpa cahaya.
Setidaknya aku mengerti sekarang, tidak sedikitpun kau memiliki rasa sayang, rasa cintaku bagai tertiup angin jauh pergi melayang. Saat teringat ucapanmu; Rasa cinta dengan penuh sandiwara tanpa makna yang hanya memberiku derita untuk membuang air mata.
Deras turun menuju hati yang penuh dengan luka.
Terimakasih.
Telah memberi cerita tanpa kesan yang berwarna..
Sering kucoba menyangkal pedih yang membara.
Mamun aku tak punya kuasa untuk menaffikan lara.
Rembulan pun bingung masih saja aku mencintainya, karena rasa sakit yang terus dialamiku. Kamu sangat aneh sebagai wanita; Datang hanya memberi luka namun saat pergi memberi rindu penuh tanda tanya. Sebelumnya masih selalu terbayangkan untuk sibuk melupakan bayangmu. Hanya waktu yang tahu kapan aku akan bisa melupakanmu. Tapi sekarang, izinkanlah aku mengucap sayang sampai nantinya berganti usang.
Jika kau ingin tahu, hobiku sekarang adalah merindukanmu apalagi sambil melihat langit yang biru, seperti tenggelam dalam lautan kenangan yang tersimpan rapih dalam ingatan.
Karena memilikimu lagi aku tak pernah bisa, keputusanmu adalah sehebat-hebatnya kuasa yang membunuh rasa.
Terimakasih.
Telah memberi kepedihan yang begitu nyata akan keputusan yang tak direlakan..
You are a strong warrior. Tetap semangat, dan orang baik seperti berhak mendapatkan yang lebih baik.
BalasHapusTerimakasih yah :)
BalasHapus